British Virgin Island geser Hongkong sebagai investor terbesar di RI
Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lonjakan investasi yang berasal dari British Virgin Islands. Negara kepulauan ini, pada triwulan III 2016, menyodok ke posisi lima besar sebagai negara asal investasi terbesar di Indonesia.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM M Azhar Lubis menjelaskan di posisi pertama masih ditempati Singapura disusul berturut-turut Jepang, China, British Virgin Islands dan Belanda.
Di mana nilai investasi Singapura mencapai USD 2,2 miliar, Jepang USD 1,6 miliar, China USD 575 juta, British Virgin Islands USD 515 juta, dan Belanda USD 465 juta.
"Untuk tahun ini British Virgin Islands masuk dalam lima besar menggeser posisi Hongkong yang berada di posisi 6 dengan jumlah investasi sebesar USD 452 juta," katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Kamis (27/10).
Kemudian, realisasi investasi dari Januari sampai September 2016, Singapura masih menduduki peringkat pertama sebesar USD 7,1 miliar, diikuti Jepang sebesar USD 4,5 miliar, China sebesar USD 1,6 miliar, Hongkong USD 1,6 miliar dan Belanda USD 1,1 miliar.
Sedangkan, untuk sektor yang paling diminati Penanam Modal Asing (PMA) dalam Januari sampai September yakni adalah logam dasar, barang logam dan elektronik dengan nilai investasi sebesar USD 2,8 miliar. Disusul sektor industri kertas, barang dari kertas dan percetakan senilai USD 2,6 miliar.
Selanjutnya industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi senilai USD 2,1 miliar. Industri alat angkutan dan transportasi senilai USD 2 miliar dan perumahan kawasan industri dan perkantoran senilai USD 1,7 miliar.
"Jika seluruh sektor industri digabung maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar USD 13,1 miliar dari total PMA," jelasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya