BRI tepis isu bakal caplok BTN
Merdeka.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menepis kabar bahwa pihaknya akan mengakuisisi Bank Tabungan Negara (BTN). Pasalnya, beredar isu bahwa pihaknya bersama Bank Mandiri berencana mengakuisisi Bank BTN.
Direktur Keuangan Bank BRI, Ahmad Baiquni, mengatakan memang perusahaan telah menyiapkan anggaran dana Rp 3 triliun untuk melakukan aksi akuisisi. Namun, sasaran perusahaan ialah perbankan berskala kecil, asuransi atau sekuritas.
"Belum ada, memang di RBB (rencana bisnis bank) merencanakan pertumbuhan anorganik, akan lakukan akuisisi, bisa bank skala kecil, asuransi, sekuritas. Cuma targetnya sampai sekarang belum ketemu," ujarnya saat acara 'Bank BRI dan OJK Kerjasama Operasional Mobil Simolek' di Gedung BRI Pusat, Jakarta, Senin (24/2).
Kendati demikian, pihaknya membantah tahap akuisisi Bank BTN sudah mencapai tahap akhir (finalisasi). Diakuinya, hingga saat ini belum ada upaya resmi yang dilakukan perusahaan untuk 'mencaplok' Bank BTN.
"Kami terus mencari target," jelas dia.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank BTN Maryono menanggapi isu pencaplokan tersebut belum terbukti kebenarannya. Namun pihaknya tidak buru-buru menutup kemungkinan itu.
"Isu itu belum tentu benar dan belum tentu salah. Bukan fakta dan kenyataan. Kami tetap konsentrasi bagaimana meningkatkan performance lebih baik," ujarnya saat acara 'paparan kinerja Bank BTN TW4 2013' di Kantor Pusat Bank BTN, Jakarta.
Dia menuturkan, sejauh ini belum ada pembicaraan serius terkait isu akuisisi dua bank pelat merah itu terhadap BTN.
"Sampai saat ini manajemen belum pernah diajak bicara masalah akuisisi, baik oleh Bank Mandiri maupun BRI," ungkapnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya