BRI nilai bisnis ritel anjlok akibat masyarakat lebih pilih menabung
Merdeka.com - Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Suprajarto mengaku bahwa industri ritel tengah melemah saat ini. Salah satu alasannya adalah sikap masyarakat yang menahan daya belinya dan memilih untuk menyimpan uangnya.
"Menurut pengamatan saya, mungkin daya beli (masyarakat) agak ditahan karena mereka mau lihat kondisi ke depan seperti apa," kata Suprajarto di gedung BRI, Jakarta, Kamis (3/8).
Untuk itu, Suprajarto berharap agar masyarakat tidak hanya memilih untuk menabung, namun juga bisa kembali menginvestasikan uangnya. Mengingat, dengan meningkatnya daya beli, maka perekonomian Indonesia juga akan semakin meningkat.
Meski demikian, Mantan Wakil Direktur PT Bank Negara Indonesia (BBNI) ini menilai bahwa industri ritel, khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih berpotensi untuk tumbuh positif. Sehingga BRI akan terus mengembangkan sektor UMKM melalui akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun kredit komersial.
"Semoga situasi ini tidak akan lama. Jadi jangan hanya menabung tapi juga perlu menginvestasikan uangnya supaya bisa menggerakkan sektor riil," imbuhnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya