BRI malu-malu mau soal rencana Dahlan akuisisi Pegadaian
Merdeka.com - Ide yang dilontarkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan terkait rencana PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengakuisisi PT Pegadaian ditanggapi dingin. BRI seolah malu-malu mau dengan rencana itu.
Tanpa melakukan akuisisi, BRI tetap yakin dapat tumbuh dengan bisnis organiknya yang selama ini menjadi andalan.
"BRI selama 10 tahun selalu mengalami pertumbuhan organik yang sangat signifikan, tanpa bisnis anorganiknya (akuisisi) tak menjadi masalah," ujar Sekretaris Perusahaan BBRI, Budi Satria ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (29/4).
Dia menjelaskan, perseroan tetap fokus untuk pertumbuhan organik dalam penyaluran bisnis mikro. Meski begitu, pihaknya tidak menutup pintu akan aksi akuisisi. Perseroan akan menyambutnya dengan tangan terbuka.
"Selama ini fokus kami memang penyaluran mikro jadi adanya akuisisi ini agar penyaluran mikro kami bisa berintergrasi," jelas dia.
Budi mengaku, hingga saat ini belum ada pembahasan terkait rencana akuisisi terhadap Pegadaian seperti yang dilontarkan Dahlan. Jika pemerintah memberi lampu hijau untuk menjalankan aksi korporasi ini, maka pihaknya akan menjalankan keputusan pemegang saham terbesar.
"Ikut saja dalam pelaksanaannya, memang ini policy pemerintah, sampai saat ini belum ada kajian kesana," ungkapnya.
Sebelumnya, Dahlan meminta pernyataannya tentang akuisisi PT Pegadaian oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk tak perlu dibesar-besarkan. Dia mengatakan, ide tersebut sudah lama dibahas oleh Kementerian BUMN, jauh sebelum dia menjabat.
"Itu pernah ada pemikiran, jadi beda dong (dari akan ada akuisisi)," ujarnya selepas rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/4). (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya