Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BRI cari 35.000 agen untuk disebar ke pelosok Indonesia

BRI cari 35.000 agen untuk disebar ke pelosok Indonesia bri. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Perbankan mulai gencar menerapkan layanan bank tanpa kantor di seluruh Indonesia. Salah satunya untuk meningkatkan akses layanan keuangan mikro di daerah-daerah pelosok dan pedesaan.

Bagi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), pembiayaan mikro berperan cukup besar. Dari data BRI, selama 2012-2013 kredit mikro cukup membantu meningkatkan omzet usaha mikro rata-rata Rp 84,8 juta per tahun. Selain itu, aset wirausaha mikro naik rata-rata Rp 24,7 juta per tahun.

"Terjadi kenaikan taraf hidup yang signifikan dari nasabah mikro," ujar Pelaksana Tugas Direktur Utama BRI Asmawi Syam dalam acara microfinance forum di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (11/3).

Untuk menggenjot layanan ini, Asmawi mengaku, BRI telah menyiapkan 35.000 agen untuk menjangkau 70.000 desa di Indonesia. Jumlah ini akan direalisasikan secara bertahap. Untuk tahun ini, BRI berencana merekrut 20.000 agen.

"Harapannya kami bisa bisa menjangkau daerah remote untuk pembiayaan mikro," ujar Asmawi.

Menurut dia, layanan tersebut guna mendukung pembiayaan mikro berkelanjutan, sehingga tidak bergantung pada subsidi dari pemerintah. Selain itu, efisiensi program ini dapat memberikan imbas secara finansial dan sosial.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP