Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPS yakin efek Trump tak ganggu perdagangan Indonesia-AS

BPS yakin efek Trump tak ganggu perdagangan Indonesia-AS Barack Obama bertemu Donald Trump. ©REUTERS/Kevin Lamarque

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada periode Januari-Oktober 2016, Amerika Serikat masih menjadi salah satu negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai USD 12,8 miliar. BPS berharap setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS tidak akan berpengaruh pada nilai ekspor Indonesia ke AS.

"Saya tidak khawatir ekspor kita ke AS. Saya kira tetap berjalan. Kecuali pada hal tertentu, dalam politik lah," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo, di Jakarta, Selasa (15/11).

Menurutnya, Trump yang berlatar belakang pebisnis, akan memikirkan kepentingan bisnis antar negara. Tak terkecuali dengan Indonesia. "Dia juga business man jadi kepentingan bisnis juga akan menjadi bisnis antar negara. Beliau juga sudah sampaikan hubungan antar negara saling menghargai dan adil," jelasnya

"Itu memang waktu kampanye begitu, tapi saya rasa waktu implementasinya, kepentingan bisnis dan kepentingan bersama akan diperhatikan juga," lanjutnya.

Dirinya juga mengatakan, selain alas kaki, ekspor Indonesia ke AS ada produk lain seperti karet. "Terutama peralatan hasil industri rumah tangga. Industri mekanik juga banyak diekspor ke AS," tuturnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP