Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPS: Upah buruh naik di Januari 2017, namun secara riil turun

BPS: Upah buruh naik di Januari 2017, namun secara riil turun BPS. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional naik sebesar 0,77 persen di Januari 2017 dibanding Desember 2016.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, rata rata upah nominal buruh tani pada Januari memang mengalami kenaikan, namun upah riil turun sebesar 0,02 persen dibanding dengan bulan Desember.

"Kenaikan upah tersebut dari Rp 48.627 menjadi Rp 49.000 dan upah riil turun dari Rp Rp 37.072 menjadi Rp 37,064," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (16/2).

Sementara itu, BPS mencatat upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Januari juga mengalami kenaikan sebesar 0,29 persen. Dengan nilai Rp 83.190 menjadi Rp 83.432 per hari dan upah riil turun sebesar 0,67 persen, yaitu sebesar Rp 65.654 menjadi Rp 65.211.

"Untuk upah buruh potong rambut wanita per kepala rata rata upah nominal mengalami kenaikan sebesar 0,55 persen yaitu dari Rp 25.000 menjadi Rp 25.152. Dengan upah riil turun sebesar 0,42 yaitu dari Rp 19.742 menjadi Rp 19.666," ungkap Suhariyanto.

Sedangkan untuk upah pembantu rumah tangga per bulan, mengalami kenaikan sebesar 0,60 persen yaitu dari Rp 365.273 menjadi Rp 367.465. Sementara upah riil Januari 2017 turun sebesar 0,37 persen yaitu Rp 288.275 menjadi Rp 287.217.

Sebagai informasi, perubahan upah riil menggambarkan perubahan daya beli dari pendapatan yang diterima buruh. Semakin tinggi upah riil maka semakin tinggi daya beli upah buruh ataupun Sebaliknya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP