Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPS sebut kenaikan TDL sumbang inflasi sampai Juni

BPS sebut kenaikan TDL sumbang inflasi sampai Juni Ilustrasi PLN. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pencabutan subsidi listrik telah berdampak pada kenaikan inflasi Mei. BPS memperkirakan kenaikan tarif listrik akan terus menyumbang inflasi hingga Juni mendatang.

"Masih akan ada kenaikan inflasi sampai Juni," ujar Kepala BPS, Suhariyanto, di Kantornya, Jakarta, Jumat (2/6).

Pada Mei, kelompok pengeluaran perumahan (air, listrik, gas, dan bahan bakar) menyumbang inflasi yang cukup signifikan. "Kelompok ini pada Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,35 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 125,45 pada April 2017 menjadi 125,89 pada Mei 2017," katanya.

Suahariyanto menjelaskan, seluruh subkelompok pada kelompok pengeluaran perumahan mengalami inflasi. Yaitu subkelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,12 persen. Subkelompok bahan bakar, penerangan, dan air sebesar 1 persen.

Subkelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,13 persen. Terakhir, subkelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,24 persen.

"Kelompok ini pada Mei 2017 memberikan andil atau sumbangan inflasi sebesar 0,09 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi adalah tarif listrik (TDL) sebesar 0,06 persen dan upah pembantu rumah tangga sebesar 0,01 persen," pungkasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP