Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPS sebut asumsi dasar Rupiah dalam APBN-P 2016 terlalu pesimis

BPS sebut asumsi dasar Rupiah dalam APBN-P 2016 terlalu pesimis rupiah. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN) 2016. Salah satu asumsi dasar yang diterapkan adalah nilai tukar Rupiah Rp 13.500 per Dolar Amerika Serikat (AS).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo menilai asumsi dasar tersebut masih pesimis. Menurutnya, nilai tukar Rupiah masih bisa menguat lagi seiring dengan meningkatkanya pertumbuhan ekonomi.

"Di sidang APBN-P 2016 yang menentukan asumsi dasar kurs Rupiah di tahun 2017 itu justru bikin saya bingung karena agak pesimis. Padahal kurs Rupiah sudah mulai berada di level Rp 12.000-13.000," ujar Sasmito di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/7).

Dia menambahkan, pemerintah seharusnya bisa lebih optimis dan menurunkan lagi asumsi dasar tersebut. Caranya, dengan memperkuat nilai ekspor Indonesia di semester II-2016, yang pada semester I-2016 ini mencapai USD 69,51 miliar.

"Kalau langkah itu bisa dilakukan, maka nanti akan terlihat apakah kita (nilai tukar Rupiah) bisa menguat. Dan kita lihat juga pertumbuhan ekonomi kita, kalau semakin meningkat maka nilai tukar akan semakin menguat," jelasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juni 2016, nilai tukar (kurs) Rupiah di 34 provinsi di Indonesia menguat (apresiasi) terhadap tiga mata uang dunia yang beredar di tanah air, yakni dolar Amerika (USD), dolar Australia (AUD), dan euro (EUR). Sedangkan nilai tukar Rupiah melemah (depresiasi) terhadap Yen Jepang.

Seperti nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 2,95 persen terhadap dolar Amerika, dengan level tertinggi rata-rata nasional mencapai Rp 13.179,33 per dolar Amerika. Untuk dolar Australia, Rupiah terapresiasi sebesar 0,57 persen, dengan level tertinggi mencapai Rp 9.734,89 per dolar Australia.

Selain itu, Rupiah juga terapresiasi terhadap euro sebesar 3,58 persen. Dengan level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah terjadi pada minggu keluma Juni 2016 yang mencapai Rp 14.632,08.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP