Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPS manfaatkan teknologi terbaru BPPT tingkatkan akurasi data produksi beras

BPS manfaatkan teknologi terbaru BPPT tingkatkan akurasi data produksi beras Pemandangan sawah Subak Lepang di Karangasem. ©2017 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan pihaknya akan menggunakan peta dan teknologi terkini dalam menyajikan data produksi beras nasional untuk Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Hal ini diharapkan membuat data produksi beras semakin efisien dan akurat.

"BPS sekarang sedang bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam meningkatkan akurasi data produksi beras. Kita harus menggunakan teknologi terkini dan banyak peta," tutur Kepala BPS Suhariyanto di kantor Perum Bulog, Jakarta, Selasa (20/3).

Untuk itu, BPS dan Perum Bulog menandatangani nota kesepahaman mengenai penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data dan informasi statistik di bidang pangan.

Suhariyanto mengatakan BPS juga menggunakan banyak peta dasar seperti dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). "Ini semua di overlay. Jadi kita menggunakan sebuah metodologi Kerangka Sample Area (KSA)," tambah dia.

Dia menambahkan, peta dasar ini membantu BPS dan Bulog untuk memantau data produksi beras secara bertahap dalam periode enam bulan atau satu tahun sekali (per sub-round).

"Setiap bulan kita mengambil sekitar 192 ribu titik pengamatan. Misalnya koordinatnya dimatikan, petugas harus datang ke sana, bawa ponselnya, harus memotret. Apakah sawah tersebut sedang panen, apakah sedang puso (tidak mengeluarkan hasil), apakah sedang dalam vegetatif I, dan seterusnya," terangnya.

"Jadi itu sedang dikerjakan BPS dari Januari, tidak perlu bulanan ya kita rilisnya, per sub-round nanti kita rilis, yaitu enam bulan sampai satu tahun sekali" ungkapnya.

Untuk target pengumuman, Suhariyanto menyebut akan merilis data ini paling lambat Agustus 2018 untuk mencegah perbedaan data yang terjadi kembali ke depan.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP