BPS: Impor Februari naik 10,61 persen ke USD 11,26 miliar
Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Indonesia selama Februari sebesar USD 11,26 miliar atau naik 10,61 persen dibanding Februari 2016. Angka ini turun 5,96 persen jika dibandingkan dengan Januari 2017.
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, secara kumulatif atau Januari-Februari 2017 impor sebesar USD 23,22 miliar atau naik 12,51 persen dibanding periode sama di 2016. Impor terbesar ialah mesin dan pesawat mekanik USD 3,29 miliar serta mesin dan peralatan listrik USD 2,4 miliar.
"Impor terbesar yang naik dibanding Januari ialah kendaraan dan bagiannya USD 118 juta. Serealia USD 85 juta. Impor yang menurun mesin dan peralatan listrik," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (15/3).
Impor terbesar, lanjutnya, berasal dari bahan baku/penolong senilai USD 17,73 miliar atau naik 19,19 persen dibanding Januari-Februari 2016. Barang konsumsi turun 13,19 persen atau USD 1,88 miliar.
"Barang modal USD 3,62 miliar atau juga naik 0,34 persen dari 2016," tuturnya.
Impor terbesar berasal dari China dengan porsi 25,68 persen atau senilai USD 4,87 miliar dengan komoditas komponen telepon seluler dan notebook. "Kedua, Jepang dengan komoditas sparepart dan porsi impor 11,32 persen senilai USD 2,1 miliar."
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya