BPS catat harga grosir alami kenaikan 0,49 persen sepanjang Maret
Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data indeks harga perdagangan besar (IHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir dan agen pada Maret tahun ini mengalami kenaikan sebesar 0,49 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada kelompok barang ekspor nonmigas sebesar 1,43 persen.
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan beberapa harga yang tercatat naik adalah cabai merah, cabai rawit dan bawang merah. "Selain itu, ada juga batu bara, tepung tapioka, plastik dan barang dari plastik impor serta lemak dan minyak hewan dan nabati ekspor," ujar Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/4).
IHPB bahan bangunan atau konstruksi pada Maret 2018 naik sebesar 0,28 persen terhadap bulan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga komoditas besi, kawat, bahan bangunan dari aluminium, tanah uruk dan besi beton.
"Pada Maret 2018, semua kelompok jenis bangunan mengalami kenaikan. Kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan dan pelabuhan mengalami kenaikan paling tinggi yaitu 0,43 persen," jelas Suhariyanto.
Sementara itu, dalam perdagangan internasional pada Maret 2018 IHPB kelompok impor dan ekspor masing-masing naik sebesar 0,59 persen dan 0,35 persen dari bulan sebelumnya. "Komoditas migas yang mengalami kenaikan harga selama Februari 2018 adalah crude petrolitium oil impor dan LNG ekspor," jelasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya