Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPOM catat takjil tak layak konsumsi menurun saban tahun

BPOM catat takjil tak layak konsumsi menurun saban tahun Pasar takjil Benhil. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sebanyak 1,391 item makanan dalam 62.840 kemasan senilai Rp 2,5 miliar tak layak konsumsi. Itu didasarkan pada inspeksi mendadak sepanjang 23 Mei sampai 7 Juni 2016.

Demikian diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Keamananan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Suratmono di kantornya, Jakarta, Kamis (9/6).

Menurut Suratmono, BPOM melakukan pengawasan di sejumlah pusat jajanan untuk berbuka puasa atau takjil di Jakarta. Semisal, Pasar Benhil (Jakarta Pusat), Pasar Rawamangun (Jakarta Timur), dan Pasar Senen (Jakarta Pusat).

Berdasarkan data BPOM, jumlah takjil tak layak konsumsi terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Pada 2013, makanan takjil Tak Memenuhi Ketentuan (TMK) mencapai 14,16 persen. Kemudian menurun 12,28 persen (2014) dan 9,42 persen (2015).

"Kenapa trennya menurun, karena banyak faktor. Pertama kesengajaan, tidak tahu dan tidak peduli. Yang tidak tahu biasanya akan berubah perilaku, yang susah yang tidak peduli, yang perlu kami lakukan law enforcement. Kalau pengusahanya bandel, tidak diindahkan, kami sikat," kata Suratmono.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPOM Tengku Bahdar Johan Hamid menambahkan, pihaknya bakal melakukan penindakan dari hulu ke hilir.

"Kami nggak menindak yang jual, karena biasanya sudah tua. Kami sita saja dagangannya," ujar Tengku.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP