BPK siap bantu Pansus DPR usut dugaan korupsi Pelindo II
Merdeka.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendukung langkah DPR RI yang membentuk panitia khusus (Pansus) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II). Keputusan ini dihasilkan dalam rapat paripurna untuk menindak lanjuti usulan dari Komisi III DPR RI.
Anggota (BPK), Achsanul Qosasih mengatakan, pihaknya siap memberikan data terkait Pelindo II. Namun, data ini hanya akan disampaikan jika anggota dewan membutuhkannya. "Nanti kami akan paparkan di depan Pansus," tegasnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/10).
BPK sudah pernah melakukan audit terhadap pengadaan mobile crane di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Selain itu, BPK juga sedang melaksanakan audit terhadap perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT).
"Kita sedang panggil konsultan-konsultannya, kenapa mereka memberi reasoning seperti itu (sehingga kontrak diperpanjang)," ungkapnya.
Namun demikian, Achsanul menolak membeberkan substansi temuan mereka. Menurutnya, ketika saatnya dibutuhkan oleh Pansus, BPK siap memberikan informasi.
"BPK berprinsip jangan sampai ini dipolitisir, jangan ada kesan ini membenarkan yang salah atau menyalahkan yang benar," tegas Achsanul.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memutuskan untuk membentuk panitia khusus (Pansus) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II. Keputusan ini dihasilkan dalam rapat paripurna untuk menindak lanjuti usulan dari Komisi III DPR RI.
Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin membacakan usulan tentang pembentukan Pansus Pelindo II. Ini adalah tindak lanjut dari rapat antara Komisi III dengan Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti.
Mendengar usulan tersebut, seluruh anggota fraksi mendukung pembentukan pansus. Harapannya dapat melakukan pengawasan proses penegakan hukum kasus dugaan korupsi Pelindo II.
"Nantinya Pansus akan melakukan analisa, evaluasi dan memberikan rekomendasi baik langsung maupun tidak langsung terhadap penanganan kasus Pelindo II," kata Aziz di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (5/10).
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang menjadi pimpinan rapat paripurna ini menanyakan apakah usulan tersebut diterima. Dan ternyata seluruh anggota dewan yang hadir sepakat dan bulat setuju.
"Setuju," ujar peserta rapat paripurna.
Baca juga:Usulan Pansus Pelindo II dibawa ke Bamus DPR pekan depanDPR resmi bentuk Pansus PelindoUsut dugaan korupsi Pelindo II, DPR resmi bentuk pansusRJ Lino persilahkan buruh keluar tak suka kebijakannyaBareskrim masih lengkapi bukti panggil tersangka kasus Pelindo IIGeruduk KPK, pekerja JICT gelar teatrikal korupsi Pelindo II (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya