BPH Migas: Pemanfaatan gas bumi di Indonesia belum maksimal
Merdeka.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengakui pemanfaatan gas bumi di Indonesia belum maksimal. Apalagi, di Indonesia Timur infrastruktur gas bumi masih jauh dari harapan.
Anggota Komite BPH Migas, Sumihar Panjaitan mengatakan, pemanfaatan gas bumi cenderung masih banyak tersebar di Pulau Jawa. Padahal, Indonesia Timur juga memiliki cadangan gas bumi terbanyak mencapai 35,76 persen, terdiri dari Papua 19,03 persen dan Maluku 16,73 persen.
"Untuk itu harus ditingkatkan infrastruktur gas bumi di Indonesia Timur. Kita ingin pecahkan masalah ini dan memberikan rekomendasi pemerintah untuk membangun infrastruktur di Sulawesi yang harganya kompetitif," ujarnya dalam rapat koordinasi pemanfaatan gas bumi di Makassar, Kamis (2/11).
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris mengatakan, kecilnya pemanfaatan gas bumi di wilayah Sulawesi disebabkan infrastruktur yang belum terbangun. Bahkan, jaringan gas kota di Sulawesi Selatan baru ada di daerah Wajo.
"Padahal, masyarakat rumah tangga dan kalangan pengusaha khususnya industri sangat berminat dengan pemakaian gas bumi," kata Andi.
Untuk itu, katanya, DPR akan terus mendorong pemerintah pusat dan investor untuk membangun jaringan gas bumi di Indonesia Timur, khususnya Sulawesi. Selain itu, lanjut Andi, pemakaian gas bumi untuk bahan bakar bisa lebih murah dan ramah lingkungan.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya