BP2MI Gandeng Kementerian BUMN Beri Perlindungan Bagi Pekerja Migran RI
Merdeka.com - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjamin perlindungan kepada pekerja migran Indonesia (PMI). Bukan hanya saat sedang bekerja di luar negeri, namun juga kelanjutannya setelah pulang ke Indonesia.
"Presiden menyampaikan pesan yang sangat dalam kepada saya, tolong lindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki. Memuliakan pekerja migran sebagai warga warga negara VVIP, jangan pernah ada lagi cerita bahwa pekerja migran kita pulang terlantar karena teperdaya oleh oknum-oknum pengkhianat Republik, pengkhianat merah putih tanah air," kata Kepala BP2MI Benny Ramdhani, Selasa (18/8)
Ke depan, Benny berharap melalui kerjasama dengan BUMN ini akan perkuat fasilitasi pendidikan dan pelatihan kerja bagi calon pekerja migran. Sehingga para PMI memiliki kompetensi yang bisa menembus pasar kerja sebagai pekerja profesional.
Selain itu, Benny juga mengharapkan dukungan untuk memfasilitasi keberangkatan hingga kepulangan tujuan PMI. Baik di Bandara maupun di pelabuhan. Sehingga potensi kejahatan terhadap PMI dapat dihindari.
PMI memang kerap menjadi sasaran tindak kejahatan. Baik secara langsung, maupun tidak, Langsung dalam artian secara terang-terangan dirampok atau ditodong misalnya. Sementara tidak langsung, bisa jadi uang yang selama ini dikirimkan ke Indonesia tidak sampai pada keluarga, atau tidak dimanfaatkan dengan baik. Sehingga gaji yang selama ini dikumpulkan PMI di luar negeri mubazir, menguap begitu saja.
Untuk itu, BP2MI memberikan fasilitas pengelolaan remitansi. "Agar dapat mengirimkan dan mengelola remitansi dengan mudah murah cepat dan aman semua melalui BUMN negara. Semua melalui merah putih," kata Benny.
"Saya bahkan ingin menyatakan Say Goodbye Bank yang tidak ber- bendera nasional. Dan saya juga ingin mengatakan Say Goodbye untuk Western Union. Saya juga ingin mengatakan Say Goodbye untuk penerbangan penerbangan di luar penerbangan nasional atau yang berbendera merah putih dalam memberangkatkan dan membawa pulang para PMI ke tanah air kita," imbuhnya.
Lebih lanjut, BP2MI mengharapkan dukungan fasilitasi penyaluran penyaluran kredit usaha rakyat, ataupun pelatihan kewirausahaan dan promosi pemasaran produk bagi purna PMI. Sehingga PMI dan keluarga dapat menjadi produktif setelah pulang ke Indonesia.
Reporter: Pipit Ika Ramadhani
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya