Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BP Tapera Fokus Bangun Kredibilitas agar Program Pembiayaan Perumahan Berjalan Baik

BP Tapera Fokus Bangun Kredibilitas agar Program Pembiayaan Perumahan Berjalan Baik Perumahan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dinilai sebagian pihak tidak tepat untuk diberlakukan saat ini. Mengingat, masyarakat saat ini tengah dihadapkan berbagai masalah akibat dari dampak yang ditimbulkan pandemi corona.

Menyadari hal itu, Deputi Komisioner BP Tapera Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Ariev Baginda Siregar mengatakan, saat ini pihaknya tengah membangun kredibilitas. Dia ingin masyarakat mengetahui tujuan dan manfaat yang lahir dari program pembiayaan rumah bagi masyarakat.

"Tujuan utama kita saat ini membangun kredibilitas dan itu yang kita bangun dulu," kata Ariev dalam program Ruang Merdeka bertajuk 'Membedah Tapera" di Jakarta, Rabu (17/6).

Sebagaimana yang telah diatur dalam PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), program ini akan diterapkan lebih dulu kepada instansi pemerintah. Mulai tahun depan ASN akan menjadi peserta dalam program ini. Kemudian secara bertahap akan diikuti oleh TNI/Polri, pegawai BUMN dan BUMD.

Sementara perusahaan swasta diberikan kelonggaran selama 7 tahun dari sejak PP ini diundangkan untuk mengikutsertakan karyawannya dalam program Tapera. "Kalau perusahaan dikasih kelonggaran, paling lambat 7 tahun setelah PP diundangkan," kata Ariev.

Untuk membangun kredibilitas, saat ini BP Tapera tengah melakukan negosiasi dengan para pihak yang menaungi para calon peserta nasabah Tapera.

"Kita masih negosiasi kepada masing-masing itu dan ini enggak mudah," kata dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP