Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Boy Thohir: Permintaan Produk Hijau di Pasar Global Makin Meningkat

Boy Thohir: Permintaan Produk Hijau di Pasar Global Makin Meningkat Direktur Utama PT Adaro Energy Garibaldi Thohir. ©2018 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - PT Adaro Energy Tbk berkomitmen membantu pemerintah mengembangkan ekonomi hijau yang menjadi tren global untuk mengantisipasi perubahan iklim. Salah satunya melalui penyediaan energi ramah lingkungan maupun pengembangan kawasan industri hijau.

Atas konsistensi melakukan transisi menuju ekonomi hijau tersebut, Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir meraih Businessperson of The Year 2021 dari Fortune. Untuk kedua kalinya Boy Thohir mendapat penghargaan yang sama yakni Businessman of The Year dari Forbes.



"Kesadaran dunia internasional terhadap ekonomi hijau makin tinggi dan permintaan atas produk hijau juga makin meningkat. Untuk itu kami mengembangkan produk energi hijau yang mampu bersaing di pasar global," kata Garibaldi Thohir dikutip dari Antara, Rabu (2/2).

Garibaldi yang akrab disapa Boy Tohir ini menjelaskan, Adaro telah melakukan transisi menuju ekonomi hijau dengan melakukan transformasi bisnis melalui green initiative jangka panjang.

Dia menjelaskan, kontribusi pelaku usaha untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan transisi yang mengarah ke ekonomi hijau sangat krusial. Pasalnya, hampir setiap lini ekonomi melibatkan pelaku usaha.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan kalangan pengusaha menjadi pihak yang mampu membantu pemerintah untuk mengembangkan ekonomi hijau.

Terlebih saat ini investasi pada ekonomi hijau masih cukup mahal sehingga pemangku kebijakan perlu menyiapkan instrumen regulasi dalam rangka menarik minat dunia bisnis lebih besar.

"Peran dunia usaha sangat besar. Bagaimana supaya swasta bersedia terlibat lebih jauh dalam ekonomi hijau? Tentu pemerintah harus mendorongnya dengan berbagai upaya," kata dia saat dihubungi.

Industri Ramah Lingkungan

Ekonomi hijau yang dimaksud mencakup energi dan industri yang lebih ramah lingkungan, yang juga sejalan dengan tren global. Misi ini belakangan banyak didorong komunitas dunia dengan tujuan memperbaiki kondisi iklim.

Nailul menambahkan, kunci dari maksimalisasi peran swasta dalam pengembangan ekonomi hijau ada pada strategi insentif yang diberikan oleh pemerintah.

Menurut dia, sepanjang insentif yang diberikan mampu menekan ongkos yang dikeluarkan oleh pelaku usaha untuk terlibat, maka minat di pengembangan industri dan energi hijau akan tinggi.

"Bagi negara yang sudah siap, investasi yang masuk pasti investasi bersih. Karena bagi swasta apabila ada faktor yang mereka anggap menguntungkan maka akan beralih," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP