Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Semen Indonesia: Kami belum menambang di Pegunungan Kendeng

Bos Semen Indonesia: Kami belum menambang di Pegunungan Kendeng Pabrik semen di Rembang. ©2016 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Pemerintah sudah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan penambangan dan operasional PT Semen Indonesia di kawasan Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Kegiatan dihentikan sampai kajian lingkungan hidup (KLH) dikeluarkan. Keputusan itu diambil sebagai respons atas penolakan yang dilakukan petani Kendeng.

PT Semen Indonesia Tbk mengaku belum melakukan kegiatan penambangan di Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Alasannya, hingga saat ini, perusahaan pelat merah menunggu penerbitan hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

"Penambangan masih menunggu KLHS, kami belum pernah melakukan penambangan sampai sekarang di Rembang," ujar Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra‎ di Jakarta, Rabu (22/3).

Menurutnya, pabrik semen Rembang sekarang masih dalam proses uji coba dan bahan bakunya seperti batu kapur didatangkan dari pabrik perseroan yang berada di Tuban, Jawa Timur.

"Kami sudah memiliki izin operasi pabrik Rembang, tapi dalam masa uji coba kami memerlukan bahan baku dan didatangkan dari Tuban bukan dari Rembang," katanya.

Dia menambahkan perseroan sempat mengalami kekurangan pasokan bahan baku untuk beroperasi secara normal. Untuk itu, Semen Indonesia harus mendatangkan bahan baku dari pabrik lain.

"Pabrik Rembang cukup strategis bagi Semen Indonesia maupun ekonomi, kami sempat mengalami kekurangan karena meningkatnya permintaan produk di Grup Semen Indonesia," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP