Bos Pelindo II tak soal ekspor barang via Singapura
Merdeka.com - Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II R.J Lino tak menyoalkan pengusaha mengekspor barang via Pelabuhan Singapura. Sebab, itu lebih murah ketimbang mengirim barang ke luar negeri melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
"Toh ada kapal dari Belawan ke Singapura biarin saja. Ini jauh lebih murah dari pada mereka ke Jakarta. Saya bukannya tidak nasonalisme. Nasionalisme saya bukan artian sempit dengan harus melalui Jakarta," ucap Lino, Jakarta, Rabu (10/12).
Dia mengakui, pelabuhan di Indonesia belum bisa bersaing dengan Singapura. Mengingat, tarif bongkar muat di negeri jiran itu hanya USD 35 per ton.
"Mereka ada kapal dari Jepang, China, Taiwan dan Thailand. Semisal semua tujuannya ke Rotterdam, mereka pindahin semua muatannya ke ke kapal langsung Rotterdarm saja. Itu rule Singapura. Bisnis seperti itu handling USD 35 dolar per ton," katanya.
Menurutnya, hanya ada satu solusi agar bisa bersaing dengan Singapura. Yaitu, memangkas ekonomi biaya tinggi dalam sistem logistik nasional.
"Mau bikin pelabuhan di Batam kita tidak akan untung bersaing dengan Singapura. Kalau bersaing turunin tarif dong, ini juga dampak ekonominya enggak ada. Buat apa kita jadi penghubung negara, kita tidak efisien." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya