Bos OJK: Tantangan ekonomi tahun ini masih akan hadir di 2016
Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengatakan, beberapa peluang dan tantangan ekonomi tahun ini bakal tetap hadir di 2016. Salah satu contoh tantangan tersebut adalah pemulihan ekonomi global yang berjalan lambat.
"Berbicara mengenai peluang dan tantangan ekonomi ada beberapa yang dari tahun lalu diperkirakan akan ada di 2016," ujar Muliaman dalam sambutannya di acara diskusi Outlook Ekonomi dan Pasar Modal 2016 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (19/11).
Menurut Muliaman, Indonesia pada tahun depan masih akan menghadapi perlambatan ekonomi China serta perlambatan kinerja keuangan korporasi dan rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat atau The Fed.
"Di 2016 nanti pertumbuhan ekonomi kita diperkirakan akan bergerak baik. Menurut IMF ada di kisaran 5,1 persen, dan menurut ADB 5,4 persen. Sedangkan inflasi kita 5,1 persen menurut ADB," kata Muliaman.
Muliaman kemudian bicara mengenai paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Menurut Muliaman, kebijakan ini untuk menjawab tantangan ekonomi pada 2016 mendatang. Paket kebijakan juga diklaim mendapat respon positif dari masyarakat.
"Untuk mengantisipasi tantangan dan proyeksi ekonomi ke depan, beberapa paket kebijakan sudah dilaunching menurut survei paket ini sudah mendapat sambutan positif dari masyarakat dan confidence yang baik," pungkasnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya