Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos OJK minta BCA transparan pungut biaya cek saldo di ATM

Bos OJK minta BCA transparan pungut biaya cek saldo di ATM ATM BCA. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad meminta PT Bank Central Asia (BCA) untuk transparan terkait pemungutan biaya kepada nasabahnya yang ingin melakukan cek saldo menggunakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Memang itu aksi korporasi biasa tapi kami minta dia (BCA) transparan," kata Muliaman kepada wartawan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (8/3).

Menurut Muliaman, kebijakan BCA soal pungutan biaya transaksi cek saldo di ATM tak ada hubungannya dengan kebijakan pemerintah yang menginginkan suku bunga kredit turun di bawah sepuluh persen. Sebab, perbankan mencari sumber pendapatan bukan berbasis bunga.

"Memang banyak yang menanyakan itu, tapi bukan itu penyebabnya. Bank pemerintah tidak melakukan itu dan semua bank diharapkan penurunan suku bunga kredit," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT BCA Tbk Jahja Setiaatmadja menyampaikan rencana pengenaan biaya kepada nasabahnya yang melakukan cek saldo berulang ulang. Sebab saat ini biaya operasional ATM sudah mahal, di mana biaya perawatan per mesin mencapai Rp 144 juta per tahun.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP