Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Krakatau Steel Minta Pelaku Industri Lokal Waspada Permainan Asing

Bos Krakatau Steel Minta Pelaku Industri Lokal Waspada Permainan Asing Dirut Krakatau Steel Silmy Karim. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama Krakatau Steel (KS), Silmy Karim, menyuarakan berbagai masalah soal industri baja Indonesia serta investasi asing. Silmy berkata ruang berkembang industri baja di Indonesia sangat besar mengingat masih rendahnya konsumsi baja per kapita yakni 52 kilogram (Kg) per tahun.

Namun, kondisi KS kini sedang restrukturisasi akibat besarnya utang dan kondisi keuangan juga merugi Rp 1,9 triliun di semester I 2019. Silmy pun mengingatkan bahwa kejatuhan KS bisa dieksploitasi oleh asing.

"Kita juga jangan underestimate asing. Asing itu hajar dulu industrinya, ketika industri mati, seperti baja mulai agak sempoyongan karena utilisasinya rendah, akhirnya dia masuk dengan investasi, di karpet merah pula. Ya habis itu," ujar Silmy di seminar nasional peningkatan interlinkage antar sektor bersama Bank Indonesia dan Kementerian Perindustrian pada Rabu (4/9).

Tetapi, Silmy tak sepenuhnya anti-investasi asing dan berkata akan menandatangani investasi dengan Posco usai restrukturisasi. Penandatangan itu dilakukan pada November mendatang. KS berencana menandatangani investasi 10 juta ton dengan Posco di Cilegon bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan.

Silmy berkata KS tidak membutuhkan proteksi yang berlebihan, tetapi hanya diberikan arena bermain yang adil melawan baja impor. Sebab, Silmy menyebut ada importir yang mengakali sistem HS Code sehingga terbebas dari biaya masuk.

"Saat ini importir ngakalin HS code sehingga mereka terbebas dari biaya masuk yang akhirnya bisa kelihatan sendiri bahwa impor alloy steel itu meningkat," ujar bos Krakatau Steel tersebut.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP