Bos KCIC sebut proyek kereta cepat tak hasilkan keuntungan
Merdeka.com - Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan mengungkapkan kereta cepat merupakan proyek strategis yang tidak menguntungkan. Sebab, pendapatan bisnis kereta cepat habis hanya untuk membayar utang.
"Pendapatan hanya cukup membayar utang tidak untuk ekspansi," ujar dia di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/2).
Menurut dia, KCIC baru mendapat untung jika diberi konsesi untuk mengelola lahan di sekitar stasiun transit. Maka dari itu, pihaknya telah mengajukan izin ke pemerintah daerah terkait.
"Bisnis pengelolaan kawasan sekitar stasiun diproyeksi menyumbang 25 persen dari total pendapatan perusahaan nanti," jelas dia.
kendati demikian, Hanggoro mengingatkan bahwa proyek ini diperlukan bagi Indonesia. Salah satu fungsinya ialah sebagai penyerap tenaga kerja dalam jumlah besar mencapai 13.000 orang.
"Selain itu, kereta cepat kebutuhan masa depan. Kalau kita tidak punya teknologinya maka nanti kita hanya akan jadi penonton," pungkas dia.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya