Bos Jasa Marga tak setuju transaksi tol Cikampek-Cipali digabung
Merdeka.com - Direktur Utama PT Jasa marga Adityawarman menilai rencana penggabungan gerbang tol Cipali dan tol Cikampek tak tepat. Alasannya, kartu tol operator Jasa Marga dibawa hingga ke gerbang keluar wilayah Semarang.
"Ini (gabungan gerbang) baru sementara Palimanan, tapi nyambung sampai Semarang bagaimana?," ujar Adityawarman di Komplek Senayan, Jakarta, Rabu (13/1).
Adityawarman menegaskan kartu yang dikeluarkan jumlahnya masih terbatas. Untuk itu, pihaknya harus mengambil kartu dengan jarak tempuh terlalu jauh.
"Kita harus menjemput sampai gerbang Semarang jika penggabungan tersebut dilakukan," kata dia.
Apabila memang penggabungan gerbang tol harus dilakukan, kata dia, harus ada penambahan kapasitas teknologi biar terintegrasi pembayaran dan sistemnya.
"Gardu semakin banyak, keluar dari Cikampek ke Palimanan, tambah software dan kapasitas bisa," kata dia.
Dia menambahkan penggabungan gerbang tol sudah pernah dilakukan. Salah satunya, ruas dari Cikampek menuju Bandung dengan menggunakan gerbang tol Cipularang.
"Terintegrasi sudah ada ruas kami, Cikampek-Bandung, walaupun Jasa Marga pakai dua manajemen," jelas dia.
Seperti diketahui, Pelaksana Tugas (PLT) Dirjen Perhubungan Darat, Sugiharjo mengusulkan adanya penggabungan gerbang tol Cipali untuk mengurai kemacetan di saat volume kendaraan meningkat tajam.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya