Bos IMF ingatkan Indonesia waspadai China dan Amerika
Merdeka.com - Direktur Operasional Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde menyebut pertumbuhan ekonomi global akan jauh lebih rendah dari yang diharapkan.
Penyebabnya menurut Legarde adalah karena lambatnya pemulihan ekonomi negara maju serta perlambatan ekonomi negara berkembang.
Legarde secara tegas mengingatkan negara berkembang seperti Indonesia untuk selalu mewaspadai perlambatan ekonomi China, kondisi keuangan global yang sangat ketat serta rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat.
"Secara keseluruhan, kami melihat pertumbuhan ekonomi global tetap moderat dan cenderung lebih lemah dari yang kita antisipasi pada Juli lalu," kata Legarde seperti dilansir dari reuters, Selasa (1/9).
Pada Juli lalu, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini mencapai 3,3 persen. Angka ini lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai 3,4 persen.
Legarde mengatakan, ekonomi China kini melambat meskipun tidak tajam. Hal ini terjadi karena ada penyesuaian dengan model pertumbuhan baru.
"Transisi ke ekonomi berbasis pasar dan antisipasi risiko yang telah dibangun beberapa tahun terakhir jadi kompleks dan sedikit goyang."
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya