Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos GO-JEK klaim produknya lebih unggul dari situs belanja online

Bos GO-JEK klaim produknya lebih unggul dari situs belanja online Gojek. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - GO-JEK kali ini merambah dunia bisnisnya dengan meluncurkan aplikasi belanja online atau daring, GO-MART. GO-MART adalah layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbelanja secara praktis dan singkat, melalui ponsel pintar.

CEO dan co-founder GO-JEK, Nadiem Makariem, memaparkan aplikasi GO-MART telah mendukung lebih dari 50.000 produk yang tersedia di 40 toko. "Kami sekarang bekerja sama dengan 40 toko di Jabodetabek dan 50.000 produk," ucapnya di acara launching GO-MART, Jakarta, Kamis (22/10).

Menurutnya, layanannya ini lebih unggul dari cara berbelanja di situs belanja daring. Pasalnya, GO-MART menawarkan proses pengiriman hanya satu jam, jauh lebih cepat dibanding situs belanja daring yang memakan waktu sekitar tiga hari.

"Kalau di situs e-commerce, pengiriman bisa sampai 3 hari. Tapi kalau di GO-MART sejam pun sampai, maksimal sejam setengah lah. Bahkan banyak juga yang cuma 30 menit," tambahnya.

Nadiem menjelaskan retailer yang ingin bekerja sama harus memiliki cabang dan terjangkau oleh pengemudi GO-JEK. "Sejauh ini kami belum memungut biaya apa-apa. Kita yang foto produknya, kita yang pasang barangnya. Jadi retailer cuma kasih harga sama barang yang akan di jual di Go-mart" jelasnya.

Layanan Go-Mart diharapkan akan membuat cara berbelanja menjadi lebih efisien, karena pengguna layanan ini tidak perlu lagi datang ke toko yang dituju. Selama masa promosi, tarif layanan pesan antar akan dikenakan sebesar Rp 10.000.

"Kita bisa mengubah pola berbelanja di Indonesia dan banyak retailer yang kehilangan transaksi karena user tak mau pergi ke toko karena beberapa alasan, seperti macet dan lain-lain," paparnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP