Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Freeport mundur, Menteri ESDM harap ada penyegaran kerja sama

Bos Freeport mundur, Menteri ESDM harap ada penyegaran kerja sama Konpers Menteri ESDM dan Freeport. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemerintah menanggapi mundurnya James Moffet sebagai Executive Chairman Freeport-McMoran. Pemerintah berharap 'penyegaran' dalam susunan direksi perusahaan induk dari PT Freeport Indonesia ini dapat membawa perubahan dalam skema bisnis di Tanah Air.

"Saya selalu menyambut positif setiap perubahan. Penyegaran Chairman Freeport tentu akan membawa suasana baru termasuk dalam pengelolaan portofolio mereka dan stakeholders di Indonesia. Pemimpin baru selalu membawa suasana dan cara kerja baru," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/12).

Seperti diketahui, saat ini, pemerintah dan PT Freeport Indonesia tengah melakukan renegosiasi perpanjangan kontrak yang akan habis pada 2021 mendatang. Pembahasan berjalan alot karena Freeport ingin segera mendapatkan kepastian mengingat dana investasi yang digelontorkan tidak sedikit. Namun, pemerintah terganjal aturan yang menyatakan perpanjangan baru bisa dilakukan dua tahun sebelum kontrak berakhir.

Sulitnya mencapai kata sepakat bahkan sampai menimbulkan polemik baru. Di mana belum lama ini terdapat ikut campur pihak ketiga dari pengusaha dan ketua DPR. Kasus ini kita kenal dengan julukan 'papa minta saham'.

Sebelumnya, James R. Moffet atau Jim Bob bakal melepas jabatannya sebagai Executive Chairman Freeport McMoran. Ditengarai, itu lantaran tekanan pelemahan harga komoditas yang memukul seluruh industri.

Tak terkecuali perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia tersebut. Sebagai gambaran, sejauh ini, harga tembaga telah jatuh 26 persen disebabkan pelemahan ekonomi China.

Dampaknya, Agustus lalu, induk usaha Freeport Indonesia itu mengumumkan bakal menekan belanja, memotong produksi, dan memangkas 10 persen pekerjanya.

Seperti dikabarkan Associated Press, Senin (28/12), James Moffet bersedia menjadi konsultan perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia tersebut. Salah satu tugasnya memberikan masukan terkait negosiasi perpanjangan kontrak Freeport di Indonesia.

Di luar itu, dewan direksi Freeport McMoran telah menunjuk Gerald J. Ford sebagai Non-Executive Chairman. Sebelum ini, Ford menjabat direktur independen sejak 2013.

Sementara Vice Chairman Richard C. Adkerson lanjut memegang jabatan sebagai Presiden dan Chief Executive Officer Freeport McMoran.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP