Bos Damri nilai pakai OBU lebih baik dibanding kartu e-toll
Merdeka.com - PT Jasa Marga bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia melakukan uji coba sistem pembayaran tol non tunai tanpa harus membuka kaca kendaraan. Sistem ini dinamakan JM Access OBU.
Sistem ini dikatakan satu tahap lebih baik dari sistem pembayaran tol non tunai dengan menggunakan kartu e-toll. Alasannya, pengendara yang menggunakan JM Access OBU ini tidak perlu melakukan tapping seperti dengan menggunakan kartu e-toll.
Plt Direktur Utama PT Damri, Sarmadi Usman mengakui pihaknya sangat terbantu dengan menggunakan sistem pembayaran tunai JM Access OBU yang diprakarsai PT Jasa Marga ini. Sejak menggunakan JM Access OBU, sekarang para drivernya tidak perlu lagi dibekali dengan sejumlah uang tunai untuk membayar uang tol.
"Kita hitung lebih cepat tidak perlu bagikan uang pada 300 supir," ungkapnya di Jakarta, Jumat (14/9).
Dengan sistem pembayaran ini, kata Sarmadi, pihaknya dapat mengantisipasi apabila saldo dalam e-money itu disalahgunakan oleh para drivernya. Sebab, kartu elektronik yang tertempel di OBU tidak bisa digunakan untuk belanja, hanya bayar tol.
"Kalau bagikan e-money, katakan nilai saldo 200.000, tidak hanya bisa digunakan tol, beli rokok atau apa. Kemana pun lintasan itu sepanjang ada unit OBU tidak ada bekal uang tol. Katakan bawa rombongan asrama haji ke bandara, supir tidak lagi bawa uang tol," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya