Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BTN: ATM Himbara hemat biaya pengelolaan Rp 6,8 T per tahun

Bos BTN: ATM Himbara hemat biaya pengelolaan Rp 6,8 T per tahun ATM . Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengaku siap menjalankan program ATM Merah Putih dengan bergabungnya seluruh ATM Bank BUMN ke dalam ATM Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Tujuan ATM Himbara ini akan bermanfaat dalam mendukung efisiensi BUMN sekaligus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat karena biaya akan semakin murah dengan fitur layanan.

"ATM Himbara ini sekaligus sebagai implementasi dari sinergi antar BUMN. Ini adalah bentuk sinergi yang diterapkan dalam bisnis perbankan dimana bank-bank BUMN menyatukan diri dalam layanan ATM. Sinergi untuk efisiensi dan layanan yang lebih baik untuk masyarakat dalam bertransaksi," ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di Jakarta, Senin (21/12).

Menurut dia, implementasi ATM Himbara ini sekaligus menunjukkan semangat kerakyatan dalam pemerintahan Jokowi-JK dengan sistem perbankan Indonesia. Untuk tahap pertama, sebanyak 50 jaringan mesin ATM milik empat bank BUMN dikonsolidasikan dengan lokasi awal tersebar di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya. Selanjutnya ditargetkan sebanyak 800 jaringan mesin ATM akan terkonsolidasi di tahun 2016.

Konsolidasi ATM Himbara ini sudah cukup lama drencanakan dan menjadi bagian penting dalam roadmap Kementerian BUMN tahun 2015-2019. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan produktifitas, efektivitas dan efisiensi dengan jalan mengintegrasikan infrastruktur elektronik yang dimiliki oleh Bank BUMN.

Pengelolaan ATM secara bersama pada satu perusahaan switching oleh BUMN perbankan ini memberikan banyak manfaat, antara lain penghematan biaya operasional bagi pihak perbankan dan penghematan biaya transaksi bagi masyarakat pengguna ATM.

Konsolidasi ATM Himbara ini akan menghemat biaya pengelolaan ATM hingga Rp 6,8 triliun per tahun. Sedangkan bagi masyarakat pengguna ATM, konsolidasi ini akan memangkas biaya transaksi ATM sekitar Rp 7,3 triliun per tahun. Tarif transaksi transfer antar bank Himbara akan turun lebih dari 50 persen menjadi sekitar Rp 4.000. Sedangkan untuk tarif tarik tunai di bank lain sesama anggota Himbara akan turun lebih dari 90 persen menjadi hanya sekitar Rp 500. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP