Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BRI harap BI pertahankan suku bunga acuan, ini alasannya

Bos BRI harap BI pertahankan suku bunga acuan, ini alasannya Dirut BRI Suprajarto. ©2018 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Suprajarto, berharap agar Bank Indonesia (BI) tidak memperketat kebijakan moneternya melalui kenaikan pada suku bunga acuan. Dia mengatakan, dengan tidak menaikkan suku bunga, bank sentral memberi kestabilan fundamental kepada masyarakat.

"Ya kalau The Fed sudah naik, kalau BI tak naik mungkin juga akan sedikit berpengaruh. Tapi buat saya lebih baik tidak naik, karena kalau tidak naik paling tidak memberikan sinyal kepercayaan pada publik bahwa fundamental ekonomi masih bagus," tegasnya di Gedung BRI, Jakarta, Kamis (3/5).

Maka dari itu, dia menilai keputusan bank sentral memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 4,25 persen kemarin sudah tepat. Hal tersebut sejalan dengan kondisi sektor keuangan yang masih stabil.

Seperti diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan Bank Indonesia (BI) 7-day Reverse Repo Rate sebesar 4,25 persen.Bank Indonesia juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,50 persen dan Lending Facility 5,00 persen.

"Rapat Dewan Gubernur pada 17 hingga 18 Januari 2018 memutuskan mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen," ujar Asisten Gubernur Kepala Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Dodi Budi Waluyo, di Gedung Bank Indonesia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP