Bos BPS sebut Indonesia masih punya PR berantas kemiskinan
Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan meskipun angka kemiskinan di Indonesia sudah dapat ditekan hingga 9,82 persen, masih cukup banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan. Salah satunya jumlah penduduk miskin yang masih cukup besar.
"Memang untuk pertama kali persentasi kemiskinan menyentuh satu digit 9,82 persen dengan catatan jumlah penduduk miskin masih besar 25,95 juta," ungkapnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat, di Jakarta, Senin (30/7).
Dia menambahkan, ketimpangan antara kemiskinan di desa dan kota pun masih cukup besar. Suhariyanto mengatakan persentase kemiskinan di kota hanya 7,02 persen sedangkan di desa 13,20 persen.
"(Kemiskinan di desa) Hampir 2 kali lipatnya. Dari sini kita bisa ambil kesimpulan kalau pusat kemiskinan ada di desa dan itu perlu menjadi sebuah perhatian," kata dia.
Pihaknya juga menemukan masih ada disparitas angka kemiskinan antar Provinsi. Pusat kemiskinan saat ini masih berada di Indonesia bagian timur.
"Rata-rata di Indonesia memang 9,82 persen kalau kita lihat kemiskinan di papua masih tinggi sekali 27,74, di papua barat juga, di indonesia timur bisa dilihat persentasi kemiskinan tinggi dan itu merupakan PR yang harus kita pikirkan bersama," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya