Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BPS jamin impor beras tak turunkan upah petani

Bos BPS jamin impor beras tak turunkan upah petani Ketua BPS Kecuk Suhariyanto. ©2018 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, menilai masuknya 500.000 ton beras impor ke Indonesia tidak akan mempengaruhi upah buruh tani dalam negeri. Sebab, jumlah beras impor masih jauh dari total kebutuhan dalam negeri.

"Impor beras ini 500.000 ton, itu kan persentasenya kecil ya, karena kebutuhan kita itu 2,5 juta ton dan sudah dijanjikan bahwa impor beras itu digunakan untuk cadangan, akan masuk langsung ke gudang," kata Suhariyanto saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (15/2).

Suhariyanto menjelaskan, pendapatan petani diperkirakan akan tetap turun pada Februari. Namun, penurunan tersebut bukan karena adanya impor beras melainkan jatuhnya harga gabah saat musim panen.

"Tidak ada impor beras pun harga gabah maupun harga beras bakal turun nanti di akhir Februari karena kan sudah mulai musim panen raya. Panen raya Maret. Jadi saya lihat impor itu buat jaga-jaga sih."

Selain itu, hujan yang terus mengguyur di beberapa daerah dikhawatirkan bisa menurunkan kualitas padi yang dihasilkan petani. "Kita tetap berharap panen raya terjadi bulan Maret, kalau kita lihat pattern 2 tahun terakhir bulan Maret. Tapi hujan terus menerus harus diwaspadai karena mempengaruhi kualitas."

Kendati demikian, petani diimbau untuk tidak khawatir. Sebab, Bulog akan tetap menyerap semua hasil panen petani apapun kualitasnya. "Bulog sudah diperintahkan untuk membeli."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP