Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BKPM sebut Uni Eropa berperan bantu RI hindari jebakan kelas menengah

Bos BKPM sebut Uni Eropa berperan bantu RI hindari jebakan kelas menengah pelantikan menteri baru. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, mengapresiasi hubungan bilateral antara Uni Eropa dan Indonesia. Menurutnya, kontribusi pelaku usaha Eropa maupun Uni Eropa telah membangun pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Salah satunya dalam menghindari jebakan kelas menengah. "Hal ini terlihat jelas dari peran secara aktif pelaku usaha Eropa yang turut serta dalam memberikan masukan terkait paket deregulasi, sehingga membantu upaya pemerintah Indonesia untuk keluar dari middle income trap," ungkapnya di gedung BKPM, Jakarta Selatan, Kamis (8/2).

Thomas juga menjelaskan, hingga saat ini pemerintah masih terus berupaya untuk mempercepat implementasi paket deregulasi. Termasuk kata dia, dengan menerima masukan dari kalangan bisnis terkait kebijakan di berbagai sektor usaha.

"Pemerintah Presiden Jokowi akan terus melakukan berbagai langkah deregulasi untuk memberikan kemudahan bagi dunia usaha. Berbagai program reformasi ekonomi yang telah dilakukan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan hasil dan diakui oleh sejumlah lembaga internasional, dan lembaga pemeringkat," jelasnya.

Dalam membantu percepatan, serta perbaikan iklim ekonomi dan investasi Indonesia, dia meminta pengembangan sumber daya manusia menjadi sarana kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha. Sebab, menurutnya, pelaku usaha memiliki peran penting dalam mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia.

Terakhir, BKPM optimistis, target realisasi investasi 2018 sebesar Rp 765 triliun dapat tercapai apabila deregulasinya berjalan dengan baik.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP