Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BI sebut wajar Rupiah melemah 11 persen ke Rp 13.700 per USD

Bos BI sebut wajar Rupiah melemah 11 persen ke Rp 13.700 per USD Agus Martowardojo. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo menyebut rata-rata nilai tukar Rupiah saat ini bergerak di kisaran Rp 13.600 - Rp 13.700 per USD atau melemah 11 persen (year to date). Meski demikian, Agus klaim posisi ini masih lebih baik dibanding depresiasi atau pelemahan yang dirasakan negara lain.

"Ini masih wajar (Rupiah Rp 13.600 - Rp 13.700 per USD). Beberapa negara tertekan depresiasinya sampai 21-24 persen. Rupiah sekarang year to date 11 persen. Ini masih dalam batas wajar dan diterima," ujar Agus di Gedung BI, Jakarta, Jumat (20/11).

Menurut Agus, pelemahan Rupiah dipicu rencana kenaikan tingkat suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Fed Fund Rate). "‎Dan ada statement negara-negara besar dan utama mulai meninggalkan periode bunga rendah. Otomatis ada periode risk off dan tekanan terhadap Rupiah," jelas dia.

Terkait hal itu, Agus menyebutkan, pihaknya belum bisa menetapkan kebijakan untuk arah suku bunga acuan atau BI rate ke depan.

"Tidak bisa dijawab. Kita akan melihat data-data, info yang relevan, menganalisis data-data dan informasi, RDG kemarin ada kelonggaran moneter dalam bentuk penyesuaian GWM, current account defisit menurun," ungkapnya.

Nantinya, arah BI rate juga akan ditentukan dengan melihat kondisi perekonomian global. "Terutama di AS, pertumbuhan ekonomi di Jepang kembali mengalami resesi, ini akan membuat Jepang akan membeikan stimulus-stimulus, kondisi seperti ini perlu kita waspadai, BI menetapkan suku bunga sama, nanti di bulan Desember kita lihat lagi," tutup dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP