Bos BI sebut ketegangan Korea Utara-Jepang ganggu sistem keuangan dunia
Merdeka.com - Korea Utara kembali membuat gempar jagat raya dengan peluncuran rudal balistiknya. Kini, negara terisolasi itu meluncurkan rudal canggihnya hingga melintasi Jepang. Selama 14 menit, rudal tersebut terbang melintasi Erimomisaki, Pulau Hokkaido bagian utara dan terbagi menjadi tiga sebelum jatuh ke Samudera Pasifik yang jauhnya 1.180 kilometer dari lepas pantai Jepang.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan insiden tersebut bisa menimbulkan ketegangan dan mempengaruhi stabilitas keamanan serta sistem keuangan dunia.
"Misilnya itu bisa melewati Jepang itu betul-betul pasar khawatir dengan resiko geopolitik. Sebelumnya resiko geopolitik itu lebih banyak melihat Eropa, tetapi terakhir kondisi semenanjung Korea betul-betul menjadi perhatian," ujar Agus, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (31/8).
Meski demikian, Agus mengungkapkan sejauh ini insiden tersebut belum mempengaruhi stabilitas keuangan dan perekonomian di Indonesia. "Nilai tukar kita terjaga, inflasi terjaga," tegasnya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, harus terus dijaga agar perokonomian Indonesia membaik. "Dan kita juga seperti disampaikan Presiden optimisme ini harus betul-betul dibangun, karena makro ekonomi kita dalam keadaan baik ya dan ini harus menjadi pesan untuk dunia usaha untuk betul betul melakukan kegiatan usahanya secara lebih ekspansif," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya