Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BI: Rupiah bergerak stabil, tapi kita tetap waspadai perekonomian AS

Bos BI: Rupiah bergerak stabil, tapi kita tetap waspadai perekonomian AS rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengaku senang melihat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) yang bergerak relatif stabil di 2017. Menurut Agus, Rupiah di sepanjang 2017 ini menguat 1,5 persen dan volatilitasnya tetap terjaga.

"Kita juga liat di 2017 year to date sebetulnya Rupiah masih terapresiasi 1,5 persen dan kita liat volatilitasnya terjaga sehingga relatif stabil," kata Agus di Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (20/9).

Dia mengatakan, apabila nilai tukar Rupiah bergerak stabil, maka akan sangat baik untuk pengembangan dan perencanaan bisnis. Selain itu juga akan baik untuk inflasi yang tetap terjaga.

Kendati begitu, menurut Agus, Indonesia tidak boleh lengah dan harus tetap waspadai perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS). "Mereka akan menaikkan suku bunga tahun 2017, ini kemungkinan sudah semakin menurun tetapi arahnya memang ekonomi mereka membaik," ujarnya.

Agus melanjutkan, saat ini angka konsumsi AS di bawah harapan dan target, serta investasi juga hanya sedikit. Sebab, awalnya harga minyak dunia sudah sampai USD 52 per barel tapi ternyata menjadi lebih rendah.

"Jadi kita tetap harus waspada kalau suku bunga The Fed itu naik itu kita tahu paling tidak 3 kali ada di 2018 dan di 2019 juga dua kali akan terjadi," tutur Agus.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP