Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2020 Hanya 0,9 Persen

Bos BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2020 Hanya 0,9 Persen pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 berada pada kisaran 0,9 persen sampai 1,9 persen. Di kuartal II-2020 saja, ekonomi diprediksi juga akan tetap turun meskipun berdasarkan perkembangan terkini menunjukkan berkurangnya tekanan.

"Pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan menurun pada triwulan II-2020, meskipun perkembangan terkini menunjukkan tekanan mulai berkurang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan menurun pada kisaran 0,9 persen - 1,9 persen di 2020," kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).

Perry menjelaskan, kondisi ekspor menurun sejalan dengan kontraksi perekonomian global. Selain itu, konsumsi rumah tangga dan investasi juga menurun akibat pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengurangi aktivitas ekonomi.

Perkembangan bulan Mei 2020 mengindikasikan tekanan terhadap perekonomian domestik mulai berkurang. Kontraksi ekspor terlihat tidak sedalam prakiraan sebelumnya sejalan peningkatan permintaan dari China.

Beberapa indikator dini permintaan domestik juga mengindikasikan perekonomian telah berada di level terendah dan mulai memasuki tahapan pemulihan. Hal ini tercermin dari penjualan semen, penjualan ritel, PMI, dan ekspektasi konsumen yang lebih baik dari capaian bulan sebelumnya.

Pemulihan Ekonomi Kuartal III-2020

kuartal iii 2020 rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Perry memperkirakan, proses pemulihan ekonomi baru mulai menguat pada kuartal III-2020. Hal ini sejalan dengan relaksasi kebijakan PSBB sejak pertengahan Juni 2020 serta stimulus kebijakan yang ditempuh.

Pertumbuhan ekonomi nasional akan kembali meningkat pada kisaran 5 persen sampai 6 persen pada tahun 2021. Tentunya ini didorong dampak perbaikan ekonomi global dan stimulus kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia.

Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan otoritas terkait agar berbagai kebijakan yang ditempuh dapat semakin efektif dalam mendorong pemulihan ekonomi selama dan pasca Covid-19.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP