Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BEI minta Menkeu bujuk 52 perusahaan asing jual saham di RI

Bos BEI minta Menkeu bujuk 52 perusahaan asing jual saham di RI Dirut BEI Tito Sulistio. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani menindaklanjuti 52 perusahaan asing yang terdaftar untuk menjual sahamnya di Indonesia. Sebab, 52 perusahaan tersebut mengambil keuntungan dan mengeruk kekayaan di Indonesia seperti PT Freeport Indonesia.

"Ada 52 perusahaan saya kasih ke Bu Ani (Menkeu Sri Mulyani), tolong bu minta listed di sini, salah satunya Freeport. Saya kasih daftarnya ke Bu Sri Mulyani," ujar Tito di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Kamis (5/1).

Tito meminta pemerintah tegas kepada 52 perusahaan asing itu untuk jual sahamnya di pasar modal Indonesia. Dengan begitu, pasar modal RI akan kebanjiran dana segar hingga mencapai Rp 400 triliun.

"Saya minta tolong pemerintah paksa mereka listed, size-nya total-total Rp 300 triliun sampai Rp 400 triliun, 52 itu gede-gede, mereka listed ada di Singapura, Malaysia, Sidney, dan New York," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menegaskan 52 perusahaan tersebut banyak yang beroperasi di sektor properti, pertambangan dan logistik. Selain itu, katanya, dia juga meminta pemerintah mendorong privatisasi dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) supaya tidak bergantung dengan Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Ya laporan hal sama mengenai pasar modal, saya laporkan posisinya dan privatisasi dengan Sri Mulyani, salah satunya privatisasi daripada minta PMN. Laporan saya apa adanya, data kita bagus harus ada produk dan development," tukasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP