Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Bappenas: Jumlah warga miskin RI lebih banyak dari total penduduk Australia

Bos Bappenas: Jumlah warga miskin RI lebih banyak dari total penduduk Australia Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengklaim angka kemiskinan Indonesia di tahun 2017 merupakan yang terendah sepanjang masa, yakni 10,12 persen. Namun, hal itu tidak harus dibanggakan karena masih banyak warga miskin di Tanah Air.

Dia menjelaskan, dari 10,12 persen itu berarti ada 26 juta jiwa yang masih berada dalam kemiskinan. Angka tersebut masih besar, bahkan jumlah penduduk di Australia belum mencapai angka tersebut.

"Masih ada 26 juta saudara-saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Itu tentunya bukan jumlah yang sedikit, lebih besar daripada jumlah penduduk Australia," kata Bambang di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (1/2).

Oleh sebab itu, Menteri Bambang meminta agar semua jajaran pemerintahan memberi fokus dan perhatian pada program pengentasan kemiskinan. "Untuk hal yang mendesak kami ingin bapak ibu melihat kepada isu strategis pembangunan kita mengenai kemiskinan," imbuhnya.

Sebelumnya, Bambang mengatakan salah satu cara mengentaskan kemiskinan adalah dengan membangun infrastruktur yang memadai. Selain perlunya intervensi pemerintah, pelayanan dasar yang memadai akses pada pelayanan dasar, diperlukan juga infrastruktur dasar.

"Jadi infrastruktur sendiri harus menjadi prasyarat dalam pengentasan kemiskinan. Kita bicara infrastruktur dasar ya dari rumah, irigasi, arteri jalan desa, air bersih, sanitasi," kata Bambang di Jakarta, Kamis (18/1).

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP