Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Air Asia: Masih sedikit wanita yang memilih menjadi pilot

Bos Air Asia: Masih sedikit wanita yang memilih menjadi pilot Pilot wanita AirAsia. Siti Nur Azzura©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pilot memang bukan profesi yang mudah untuk digeluti. Ketelitian dan kemampuan dalam memberi keputusan dengan cepat sangat dibutuhkan bagi seseorang menjadi pilot handal. Maka tak jarang profesi ini lebih banyak digaungi kaum lelaki dibanding wanita.

CEO Air Asia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan hanya ada 10 pilot wanita dari sekitar 220 total di Maskapai Air Asia. Bahkan, di Indonesia sendiri, jumlah pilot wanita kurang dari 60 orang.

"Jumlah pilot di Indonesia memang masih didominasi oleh pria. Namun semakin majunya zaman maka semakin banyak wanita yang berminat untuk menjadi pilot," kata Dendy di kantornya, Selasa (8/11).

Untuk itu, salah satu pilot wanita pertama Air Asia Kapten Monika Anggreini meluncurkan sebuah buku dengan judul Burung Besi Monika, guna mengajak para wanita menjadi pilot. Menurutnya, setiap orang bisa menjadi apa saja yang dia inginkan jika terus berusaha dan pantang menyerah.

Monika yang bekerja sebagai pilot sejak Juli 2005 ini mencoba untuk mengubah pola pikir wanita Indonesia, bahwa tak hanya laki-laki namun wanita juga bisa menggantungkan cita-citanya setinggi langit.

"Dengan adanya buku ini, aku dapat membagikan semangat serta mendorong kaum hawa bahwa dengan keuletan dan semangat yang tinggi kita bisa mewujudkan cita-cita yang kita inginkan," kata Monika.

Buku Burung Besi Monika: Kisah Pilot Perempuan Dengan Semangat Tiga Kali Lipat Pilot Pria sudah tersedia di toko buku dan toko buku online di seluruh Indonesia mulai awal November 2016. Monika berharap, buku ini bisa melahirkan kapten pilot wanita lain yang akan mencatatkan prestasi dalam dunia penerbangan Indonesia di masa depan.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP