BNI bangun gedung baru & akuisisi kantor cabang sewa guna efisiensi
Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) tengah melakukan efisiensi operasional perusahaan di tengah penurunan suku bunga. Beban Operasional Per Pendapatan Operasional (BOPO) perusahaan saat ini meningkat dan ada di level 68 persen.
"Beban operasional di kuartal I 2016 mengalami kenaikan 16,3 persen sementara pendapatan naik 13,3 persen. Nah ini yang mau terus kita tekan. Di era bunga murah akan susah untuk mempertahankan marjin bunga. Jadi harus lakukan efisiensi," ujar Baiquni di Wisma BNI 46, Jakarta, Selasa (12/4).
Salah satu langkah efisiensi adalah dengan mengakuisisi beberapa kantor cabang yang disewa oleh BNI.
"Sekarang gedung ini kantor pusat ini 2005 lalu sudah diakuisisi. Nantinya ada beberapa cabang yang akan kita ambil alih kepemilikannya sehingga biaya beban sewa akan menurun. Karena selama ini biaya penggunaan kantor cukup besar," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga akan membangun kantor baru di kawasan Pejompongan. Selain untuk efisiensi, pembangunan gedung ini juga untuk memenuhi kebutuhan operasional bank yang sudah tidak memadai lagi di kantor pusatnya.
"Kami akan membangun gedung baru di pejompongan. Sebentar lagi akan kita lakukan groundbreaking, sekitar 2 tahun lagi akan kita operasikan.
Gedung sekarang ternyata juga masih tidak cukup, kita perlu gedung lagi untuk operasional," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya