Blusukan ke NTT, Jokowi cuma mau cek bendungan dikerjakan atau tidak
Merdeka.com - Hari ini, Sabtu (25/7), Presiden Joko Widodo menyambangi lokasi Bendungan Raknamo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Presiden mengaku perlu melihat langsung proses pembangunan bendungan. "Saya sangat senang dengan perkembangan pembangunan bendungan di Raknamo ini. Sengaja saya ke sini mendadak untuk melihat apakah betul dikerjakan atau tidak," ujar Presiden seperti dilansir Antara.
Jokowi kembali mengingatkan, masalah paling besar di NTT adalah ketersediaan air. "Oleh sebab itu tahun ini akan dibangun tujuh waduk, kita harapkan akan selesai dalam waktu 2-3 tahun," ucapnya.
Presiden Jokowi menambahkan, pemerintah berencana membangun 100 embung (waduk kecil) dan 1.000 sumur di Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS).
Jokowi yakin, ketersediaan air akan mengatasi berbagai masalah yang ada di Provinsi NTT. Seperti kekeringan, rawan pangan dan gizi buruk.
"Kuncinya ada di air kalau sudah tersedia air, baru berbicara apa yang mau kita tanam. Tanam jagung bisa, padi ada beberapa wilayah di sini bisa, sorgum juga bisa, tebu juga bisa. Lalu ternak juga bisa," paparnya.
Kepala Negara berharap pembangunan bendungan ini rampung di 2017. "Semoga pembangunan waduk bisa cepat selesai dan mengairi daerah pertanian di Raknamo ini," tutupnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya