BKPM gandeng Citi Indonesia tarik investasi asing
Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Citi Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan investasi asing di dalam negeri. Melalui kerja sama ini, BKPM dan Citi Indonesia sepakat akan melakukan promosi bersama. Kemudian, Citi juga bisa menjadi jembatan investor asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala BKPM Thomas Lembong dan CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi di Kantor BKPM, Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/9).
Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan, pertumbuhan iklim investasi saat ini menjadi prioritas pemerintah, termasuk investasi asing langsung yang dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur dalam negeri.
"Karenanya dibutuhkan langkah strategis yang sejalan dengan fungsi pokok kami, antara lain melalui kolaborasi dengan institusi keuangan berskala global yang menjembatani konsultasi dan penyelenggaraan kegiatan penanaman modal antara kami dan investor dari luar negeri," ucap Tom sapaan akrab Thomas Lembong.
Dia sangat optimis, penandatanganan kerja sama dengan Citi Indonesia dapat menarik investor asing untuk menanam modalnya di Indonesia.
"Kami optimis kerja sama ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat relasi antara pemerintah, regulator dan investor, sehingga dapat semakin mendorong pertumbuhan arus penanaman modal ke Indonesia," jelasnya.
CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi mengatakan, kerja sama ini mencakup pemanfaatan kekuatan produk dan layanan jasa perbankan berskala global, yang selama ini dikenal sebagai keunggulan utama Citi.
"Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan investasi asing langsung ke Indonesia sehingga membantu pertumbuhan perekonomian di indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Hal ini sejalan dengan misi dari Citi, yaitu mendorong pertumbuhan dan mendukung kemajuan bagi setiap pemangku kepentingan kami," tutup Batara.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya