BKPM beri sinyal ada banyak perusahaan IT dunia siap serbu Indonesia
Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut saat ini sejumlah negara-negara maju tengah melirik investasi pengembangan software atau perangkat lunak untuk ponsel pintar di Indonesia. Nantinya perusahaan IT asing ini juga diwajibkan melakukan alih teknologi.
Sayangnya, Direktur Promosi Sektoral Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Ikmal Lukman masih enggan menyebutkan negara mana yang akan berinvestasi dalam pengembangan aplikasi ponsel pintar di Tanah Air.
"Saya masih belum bisa sebut. Mereka (investor) dalam tahap pembicaraan dengan kami. Yang jelas mulai banyak perusahaan-perusahaan teknologi datang ke Indonesia. Nanti hasilnya akan mengagetkan deh pokoknya," ujarnya di Gedung BKPM, Jakarta, Rabu (26/10).
Lukman menjelaskan, masuknya para perusahaan IT ini diharapkan dapat memperbanyak munculnya produk aplikasi dalam negeri. Selain itu juga, pemakaian aplikasi lokal disebut akan turut menekan harga ponsel pintar nantinya.
"Di zaman sekarang ini akan menjadi keuntungan bagi investor. Nanti kalau pengembangan apps ini berjalan, harga smartphone akan lebih murah. Yang mahal apa? Pengembanganya. Makanya kita fokus untuk local apps," tambahnya.
Lukman menambahkan, rencananya perusahaan-perusahaan teknologi yang akan mengembangkan aplikasi smartphone akan dibangun di IT Park Batam. "Daerah-daerah lain yang potensial juga akan kita bangun. Akan kita lihat nanti," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya