Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BKPM bakal permudah investasi farmasi dari Slovenia

BKPM bakal permudah investasi farmasi dari Slovenia Jokowi blusukan ke BKPM. ©handout Agus Soeparto

Merdeka.com - Deputi Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Himawan Hariyoga mengungkapkan ada beberapa bidang investasi yang belum direalisasikan sepenuhnya oleh Slovenia dari total investasi sebesar USD 12 juta di Indonesia. Menurut dia, perlu mendalami beberapa hal agar bisa memuluskan realisasi investasi negara dari benua biru tersebut.

"Ada yang belum direalisasi sepenuhnya. Lalu hotel masih ada. Lalu water tourism. Mereka lebih ke pariwisata. Kita saat ini masih mendalami permasalahan dimana. Mereka sudah dapat izin prinsip, marketing kita mau bantu mereka," ujar dia di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (4/3).

Kendati demikian, kata Himawan, Slovenia juga berniat impor bahan baku farmasi. Dia berharap pihak Slovenia bisa membangun industri farmasi di tanah air.

"Kan mereka punya teknologinya. Sedangkan kita kan sudah buka DNI untuk farmasi terutama bahan baku. Kalau diproduksi di sini kan bisa 100 persen. Jadi lebih baik bangun industri disini," kata dia.

Sementara itu, State Secretary Kementerian Pembangunan Ekonomi dan Teknologi Slovenia Ales Cantarutti menyebut Indonesia sebagai mitra bisnis yang menjanjikan. Pihaknya pun tidak memungkiri dalam waktu dekat menandatangani kerja sama lainnya dengan pemerintah Indonesia.

"Saya pikir dalam waktu dekat di masa depan kita akan menandatangani MoU kerja sama ekonomi yang penting bagi kedua negara. Juga Indonesia sebagai bagian penting di kawasan ASEAN, ini kesempatan kami untuk mempromosikan sebelum kami akan kembali ke Slovenia," pungkas Ales.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP