Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bisnis e-commerce dinilai bakal kalahkan pasar ritel

Bisnis e-commerce dinilai bakal kalahkan pasar ritel Ilustrasi belanja di supermarket. ©Shutterstock.com/l i g h t p o e t

Merdeka.com - CEO OLX Indonesia, Daniel Tumiwa, mengaku optimis bisnis e-commerce akan semakin berkembang walaupun kondisi ekonomi Indonesia tengah menurun. Hal ini disebabkan banyaknya masyarakat yang mulai meninggalkan pasar retail offline.

"Justru jadi alternatif, orang yang tadinya biasa shopping, nyari barang alternatifnya lebih murah kan di online. Justru sekarang mereka banyak pindah ke online. Biasanya terpuruknya ekonomi, Kejadian kejadian yang mengganggu ekonomi ini justru jadi pemicu meledak ya e-commerce di negara-negara manapun," ujar dia di Jakarta, Jumat (6/11).

Menurut dia, potensi bisnis e-commerce di Indonesia sangat besar. Bisnis e-commerce sendiri telah dimulai hampir 10 tahun lalu di Indonesia.

"Potensinya akan meledak-ledak di Indonesia, karena sebagai pilihan alternatif, e-commerce ini memberikan pilihan lebih banyak buat orang belanja. Tidak perlu pergi dari rumahnya," kata dia.

Keberadaan e-commerce pada saat itu belum mampu saingi retail offline. Bahkan, kata Daniel, e-commerce justru dipandang sebelah mata. Hal itulah yang membuat para pelaku e-commerce mampu bangkit dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mantan Vice President Digital Business Garuda Indonesia ini menegaskan saat ini persaingan bisnis e-commerce sangat ketat. Terlebih, pasar retali offline telah menurun akibat kehadiran e-commerce.

"Pasti, di semua negara retail offline mengecil dan akhirnya tutup. Siapa yang bisa bertahan adalah retail offline yang bisa mengikuti trennya dan fungsi retail offline berubah. Tapi Electronic city disini dimulainya berkurang, displaynya ada, belinya online," tutupnya. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP