Bisakah Jual Emas Antam di Toko Emas, Ini Penjelasannya
Merdeka.com - Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang masih banyak dipilih masyarakat. Sebab, investasi emas dinilai lebih menjanjikan dan menguntungkan karena harganya akan terus naik seiring berjalannya waktu.
Di Indonesia, investasi emas Antam menjadi yang paling populer. Meski demikian, masih banyak yang belum mengetahui apakah emas Antam bisa dijual di toko emas atau tidak.
Seperti yang dialami salah satu warga yang menceritakan pengalamannya lewat akun Twitter @heyDian, mengenai penjualan emas antam ke toko emas daerah Bandung. Dia menjelaskan bahwa Asisten Rumah Tangganya (ART) ingin menjual emasnya namun di semua toko emas menolak penjualan emas antam milik ART.
Penolakan tersebut berdasarkan karena ART tidak memiliki kuitansi atas emas tersebut. "Jadi dia (ART) nggak punya kuitansinya, karena emas antam itu kado ulang tahun dari saya, saya beli di Toped. Tapi kan Antam ya bok, tetap gak berharga di mata toko emas Bandung," tulis @heyDian, Selasa (25/10).
Menanggapi hal ini, salah satu pemilik Toko Emas di pasar Inpres Ciracas, Dian mengatakan apabila ingin menjual emas antam di tokonya pun dengan senang hati akan dilayani. Syaratnya, harus memiliki kuitansi pembelian emas.
Dian menerangkan, jika ada customer yang ingin menjual emas antam dan emas tersebut sudah lama atau dengan kisaran 4 hingga 5 tahun, maka customer tersebut tentu akan mendapatkan keuntungan. Sebab, lanjutnya, jika emas antam tersebut sudah lama maka harga jual kembali (buyback) juga akan ikut naik, karena mengikuti harga pasaran emas antam.
"Kalau mau investasi mah lebih enak emas antam, karena kan jangka panjang tuh. Jadi enggak bakal rugi. Cuma kalau jualnya nggak lama dari beli ya sama aja pasti kan potongannya besar tuh," ujar Dian kepada Merdeka.com, Selasa (25/10).
Dirinya pun menepis jika emas kusam dijual kembali tidak ada harganya. Karena menurutnya penjualan emas tersebut tidak dilihat dari warna emas yang sudah lama.
"Kalau yang kusam tidak ngaruh, warna mah enggak ngaruh. Kan emas ada kodenya sendiri jadi kita bisa mengecek kan," terang dia.
Jika ingin investasi emas jangka panjang lebih baik menggunakan emas antam. Namun jika ingin investasi emas jangka pendek, dianjurkan untuk membeli emas dalam bentuk perhiasan.
"Emas antam lebih bagus jual ketika sudah 5 tahunan, kan mengikuti harga emas antam per harinya jadi lebih bagus untuk investasi jangka panjang, tapi kalau jualnya sekitar 1 tahun atau 2 tahun setelah pembelian emas tersebut malah rugi bisa-bisa rugi Rp 90.000 per gram. Kalau emas perhiasan potongan per gram bisa Rp 15.000 hingga Rp 40.000 tergantung jenis emasnya, jadi kalau mau investasi jangka pendek lebih baik emas perhiasan-nya," tandasnya.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh penjual emas, Putri (35), mengatakan jika ingin menjual emas kembali tentu bisa dilakukan. Tidak ada pengecualian penjualan kembali walaupun emas tersebut sudah lama atau sudah kusam.
"Mau di jual ke toko emas juga bisa, atau jual ke Antam lagi juga bisa. Mau emas itu lama atau baru pasti bisa di jual," ujar Putri kepada Merdeka.com, Selasa (25/10).
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya