Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bikin repot, rakyat tak setuju beli gas 3 kg harus pakai kartu

Bikin repot, rakyat tak setuju beli gas 3 kg harus pakai kartu elpiji 3 kg. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK berencana menerapkan aturan baru penyaluran atau distribusi elpiji subsidi atau 3 kg secara tertutup agar lebih tepat sasaran menjangkau masyarakat miskin. Aturan baru ini rencananya diterapkan pertengahan tahun ini.

Rencana awal, konsumen elpiji 3 kg bakal diintegrasikan dengan kartu 'sakti' yang dikeluarkan Presiden Jokowi. Dengan begitu, hanya masyarakat yang mempunyai kartu 'sakti' yang boleh membeli elpiji subsidi.

Warga Sepatan, Banten, Neneng (43) mengatakan pembelian elpiji subsidi dengan menggunakan kartu 'sakti' merepotkan masyarakat. Apalagi, banyak warga miskin yang belum terdata dengan baik.

"Itu merepotkan. Kita harus bawa kartu ke agen yang lokasinya jauh dari tempat tinggal kita," kata Neneng yang ditemui di Tangerang, Banten, Kamis (5/3).

Media Manager Pertamina Adiatma Sarjito mengatakan, pembelian elpiji subsidi dengan kartu 'sakti' merupakan upaya paling sederhana sebagai implementasi penerapan distribusi tertutup. Pertamina siap menerapkan aturan ini.

"Itu yang paling sederhana. Soalnya yang paling tahu rakyat miskin dan enggak miskin kan itu RT dan RW atau Pemda lah. Dari situ kita kasih kartu, dia yang boleh beli jadi enggak semua orang boleh beli seperti sekarang," ujar dia.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP