Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Biaya perbaikan jalan rusak akibat banjir capai Rp 2 triliun

Biaya perbaikan jalan rusak akibat banjir capai Rp 2 triliun

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan jalan rusak akibat banjir di Sumatera dan Jawa mencapai 209,7 kilometer. Kerusakan terparah terjadi di Pantai Utara Jawa.

Untuk itu, Kementerian PU menaksir kebutuhan dana untuk perbaikan jalan menyeluruh mencapai Rp 2,02 triliun.

"Indikasi jika penanganan sampai tahap permanen kita butuh Rp 1,5 triliun. Untuk perbaikan Pantura saja mencapai Rp 447 miliar," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto di kantornya, Jakarta, Rabu (29/1).

Menurutnya, sumber pembiayaan akan berasal dari anggaran rutin miliki oleh Dinas Pekerjaan Umum di daerah dan anggaran untuk kebutuhan mendesak yang ada di Kementerian PU.

Jika kurang, Djoko mengungkapkan, pihaknya akan meminta bantuan pendanaan dari Badan Nasional Penangan Bencana (BNPB) atau tambahan pagu anggaran dalam APBN-P 2014.

"Bisa dari banyak sumber, tapi sementara kita jaga jalan rusak dengan anggaran rutin dulu agar segera bisa fungsional kembali," kata Djoko.

Dia menegaskan, perbaikan akan segera dilakukan pada jalan-jalan yang sudah mengering.

Di luar itu, Kementerian PU menemukan 32 titik kerusakan jalan, 16 titik diantaranya rusak serius, di Manado-Tomohon (Sulut) akibat tsunami kecil.

Menurut Djoko, pihaknya membutuhkan sekitar Rp 30 miliar untuk memperbaiki jembatan penghubung yang terputus di wilayah itu.

"Itu sementara, karena nanti harus dibangun jembatan yang sungguhan, dicor pakai beton. Dan itu butuh waktu."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP